Gundam News
Anime mecha Universal Century, Berita anime Gundam, Ending theme Gundam Hathaway, Federasi Bumi Gundam, Film anime Jepang terbaru, Film Gundam terbaru, Gigi Andalucia, Gundam Hathaway Part 2, Gundam Hathaway tayang Jepang, Gundam movie 2026, Hathaway Noa, Kenneth Sleg, Lagu penutup film Gundam, Lagu penutup Gundam Hathaway, Mafty, Mobile Suit Gundam Hathaway, Review Gundam Hathaway, Sweet Child o’ Mine, The Sorcery of Nymph Circe
admingundam
0 Comments
Lagu Legendaris Guns N’ Roses Jadi Penutup Gundam Hathaway Terbaru
gundamindo.com – Situs web resmi Mobile Suit Gundam Hathaway: The Sorcery of Nymph Circe mengonfirmasi pilihan lagu tema penutup yang mengejutkan sekaligus berkesan. Film ini akan ditutup dengan “Sweet Child o’ Mine”, lagu legendaris milik Guns N’ Roses yang pertama kali dirilis pada tahun 1988.
Sebagai bagian kedua dari trilogi Mobile Suit Gundam Hathaway, keputusan menggunakan lagu rock klasik ini langsung menarik perhatian para penggemar, terutama karena nuansanya yang kontras dengan dunia Gundam yang sarat konflik politik dan ketegangan emosional.
Sweet Child o’ Mine, Ikon Rock yang Tak Lekang Waktu
Dirilis pada tahun 1988, Sweet Child o’ Mine dikenal sebagai salah satu lagu rock paling ikonik sepanjang sejarah. Lagu ini merupakan karya andalan dari album terobosan Appetite for Destruction, yang mengangkat Guns N’ Roses ke puncak popularitas global.
Riff gitar pembuka yang khas dan vokal penuh emosi menjadikan lagu ini mudah dikenali sejak nada pertama. Perpaduan antara kerentanan, kekuatan mentah, serta tema cinta, kerinduan, dan nostalgia membuatnya memiliki daya emosional yang kuat hingga kini.

Kontras Emosional yang Menguatkan Penutup Film
Penggunaan Sweet Child o’ Mine sebagai lagu penutup menghadirkan kontras tajam dengan drama politik dan konflik batin yang mendominasi The Sorcery of Nymph Circe. Alih-alih meredam ketegangan, lagu ini justru memperkuat dampak emosional film, meninggalkan kesan mendalam saat kredit penutup bergulir.
Pilihan musik ini memperkaya pengalaman penonton dengan sentuhan nostalgia yang tak terduga, sekaligus menegaskan sisi manusiawi dari konflik yang disajikan.
Tayang Perdana di Jepang Setelah Sempat Tertunda
Film Mobile Suit Gundam Hathaway: The Sorcery of Nymph Circe resmi tayang perdana di Jepang pada hari Jumat ini dan diputar serentak di 365 bioskop di seluruh negeri. Sebelumnya, proyek ini sempat dijadwalkan rilis pada tahun 2025 sebelum akhirnya mengalami penundaan.
Setelah penantian panjang, film ini akhirnya mencapai layar lebar dan menjadi salah satu rilisan Gundam paling dinantikan.
Konflik Batin Hathaway dan Ancaman MAFTY yang Kian Memanas
Cerita dalam The Sorcery of Nymph Circe membawa penonton semakin dalam ke konflik emosional dan ideologis. Hathaway Noa masih terombang-ambing antara perasaannya terhadap Gigi Andalucia dan perannya sebagai tokoh kunci dalam organisasi anti-Federasi Bumi, MAFTY.
Di sisi lain, Kenneth Sleg bersiap memperketat penindakan terhadap MAFTY. Kehadiran Gigi sendiri terus memengaruhi kedua pria tersebut, berpotensi mengubah arah hidup mereka secara permanen.
Drama Karakter di Tengah Konflik Universal Century
Dengan latar konflik berskala besar dan intrik politik yang kompleks, film ini memperdalam fokus pada drama berbasis karakter tanpa menghilangkan ketegangan tinggi khas lini waktu Universal Century. Pendekatan ini membuat cerita terasa lebih personal, emosional, dan relevan.



Post Comment