Gundam News
Armor emas Hyaku Shiki, Delta Gundam prototype, desain mobile suit non-transformasi, Gundam Hyaku Shiki, Gunpla Hyaku Shiki, Hyaku Shiki, Hyaku Shiki gold coating, Hyaku Shiki model kit, Hyaku Shiki terbaru, inovasi pelapisan mobile suit, Mechanical Core Coating, Mobile Suit Hyaku Shiki, Pelapisan Inti Mekanis, profesor M. Nagano Hyaku Shiki, Proyek Zeta Anaheim Electronics, rangka bergerak Gundam Mk-II, sejarah pengembangan Hyaku Shiki, teknologi pelapisan baru Hyaku Shiki
admingundam
0 Comments
Hyaku Shiki Kembali Mengilap: Mobile Suit Emas Legendaris dengan Pelapisan Generasi Baru
gundamindo.com – Mobile suit emas yang ikonik ini kembali hadir dengan sentuhan modern. Rilisan terbaru Hyaku Shiki menghadirkan inovasi pelapisan yang benar-benar membedakannya dari versi sebelumnya—sebuah penyempurnaan visual yang membuatnya semakin memukau.
Apa Itu Teknologi Pelapisan Inti Mekanis?
Pelapisan Inti Mekanis adalah teknik mutakhir yang hanya melapisi sisi inti dari setiap bagian armor menggunakan uap khusus.
Hasilnya adalah:
- Efek kilau yang lebih dalam
- Tekstur metalik halus
- Refleksi yang lebih elegan dibanding metode pelapisan konvensional
Teknologi ini secara dramatis meningkatkan tampilan ikonik armor emas Hyaku Shiki, menghadirkan dimensi visual baru yang belum pernah terlihat sebelumnya.
Akar Sejarah: Lahir dari Ambisi Proyek Zeta
Hyaku Shiki memiliki sejarah panjang dalam evolusi teknologi mobile suit. Mesin ini awalnya berasal dari Proyek Zeta milik Anaheim Electronics.
Prototipe awalnya adalah MSN-001 Delta Gundam, sebuah mobile suit transformasi. Namun:
- Sistem transformasinya dianggap belum stabil
- Kesulitan desain membuat proyek tersebut dihentikan
- Walau begitu, rangka bergeraknya dianggap sebagai terobosan besar
Kegagalan Delta Gundam inilah yang justru menjadi fondasi bagi pengembangan Hyaku Shiki.

Transformasi Teknologi: Dari Gundam Mk-II ke Hyaku Shiki
Ketika AEUG berhasil memperoleh RX-178 Gundam Mk-II, mereka memperoleh pula rangka bergerak yang lebih sempurna.
Teknologi tersebut kemudian:
- Menjadi basis desain baru
- Menghilangkan konsep transformasi
- Menghasilkan mobile suit non-transformasi berperforma tinggi
Profesor M. Nagano, sang pengembang utama, lalu menamainya Hyaku Shiki—yang berarti Tipe 100. Nama ini mencerminkan visi jangka panjang: sebuah desain yang mampu bertahan relevan selama seratus tahun.
Lebih dari Sekadar Mesin Tempur
Hyaku Shiki bukan hanya dipakai di medan pertempuran. Mesin ini juga menjadi platform uji coba untuk berbagai teknologi eksperimental.
Kegunaannya meliputi:
- Pengujian sistem senjata baru
- Percobaan peningkatan rangka bergerak
- Evaluasi peralatan pendukung generasi berikutnya
Hal ini menunjukkan betapa pentingnya Hyaku Shiki dalam perjalanan evolusi mobile suit—bukan hanya sebagai ikon, tetapi juga sebagai laboratorium berjalan teknologi masa depan.







Post Comment